The wisdom of Gus Dur butir butir kearifan sang waskira

"Saya mencita-citakan umat Islam Indonesia menjadi Umat Beragama Yang Berpandangan Luas, Mampu memahami orang lain, menumpahkan kebersamaan yang utuh dengan segala pihak, menjunjung tinggi kebebasan sebagai sarana demokrasi."
- The Wisdom Of Gus Dur : Butir-butir kearifan sang waskita.
________________
Pic : RepostBy @sulthonauliya
________________
@SabdaPerubahan#Kutipan#KutipanTokoh#TandaKutip#KataBijak#KataMutiara#KataMotivasi#KataInspiratif#Pahlawan#Nasionalisme#TokohIndonesia#TokohNasional#KaosTokoh#KaosKata#KaosPolos#KalimatInspiratif#Tausiah#Tausiyah#Puisi#Sastra#SastraIndonesia#Sastrawan#PuisiCinta#KataRomantis#Quote#Gusdur#AbdurrahmanWahid#Gusdurian

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Caknun : Kesaktian Tertinggi

Kesaktian tertinggi

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Quote Emha Ainun nadjib : Hidup Itu Sederhana

@Regrann from @fahmiagustian -  Hidup itu Sederhana.
#EAN
#KCJuli
#Maiyah
#CakNun#islam_id #kepil - #regrann

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Quote Caknun

Kalau manusia mencari Tuhan, itu namanya rasa keagamaan atau religiusitas. Kalau Tuhan menginformasikan, menghidayahi, menyuruh dan melarang, itu namanya Agama atau religion. Kalau manusia menentukan inisiatif untuk mendekati Tuhan, apapun bentuknya, apapun ucapan dan gerakannya, kapapun waktunya – itu namanya rasa keagamaan. Di dalam Islam disebut Ibadah Muamalah. Kalau Tuhan yang mengatur peribadatan manusia kepada-Nya, dengan bentuk, gerakan, ucapan serta ketentuan waktunya – itu namanya Agama. Dalam Islam namanya Ibadah Mahdloh. Tanda Agama adalah kalau ada Ibadah Mahdloh. Karana kalau Ibadah Muamalah, yang meskipun juga baik, tetapi ia bukan Agama, melainkan rasa keagamaan.
#EmhaAinunNadjib
#EAN
#CakNun
#MbahNun
#Maiyah
#KataMaiyah#islam_id #kepil - #regrann
Sumber :IG📷@mixmacz04

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Cara, Syarat Membuat dan Mengurus Akte Kelahiran Yang Benar

Cara, Syarat Membuat dan Mengurus Akte Kelahiran. Ketika ada bayi yang baru lahir orang tua harus mempersiapkan perlengkapan bayi baru lahir. Selain itu ternyata orang tua juga harus mempersiapkan berkas syarat pembuata akte kelahira si bayi. jika anda orang tua baru hal ini perlu diketahui dan dicermati, sebab jika telat mengurus akte kelahiran anak akan dikenaka denda cukup besar loh. Untuk itu berikut ini beberapa berkas syarat mengurus akte kelahiran anak bayi baru lahir:
  • Foto kopi buku nikah
  • Foto kopi KK dilegalisir
  • Foto kopi KTP kedua orang tua
  • Surat Keterangan Lahir biasanya langsug dikeluarkan rumah sakita atau klinik bidan
Tata cara mengajukan permohonan pembuatan akte kelahiran
  • Datang ke capil, usahakan pagi soalnya urusan pendafttaran hanya dilayani sampai jam 1 siang, setelah jam 1 hanya melayani pengambilan saja. selain itu banyak sekali urusan di capil ini seperti KTP, KK dan lain-lain sehingga atrian pasti terjadi.
  • Langsung ke loket, untuk mengambil formulir permohonan
  • Isi formulir pendaftaran sesuai data pada berkas syarat, bubuhi materai 6000 dan tanda tangani.
  • Serahkan formulir beserta syarat lengkap ke loket pendaftaran.
  • Petugas akan memberi selembar kertas berisi jadwal pengambilan akte tersebut.

Selanjutnya semua akan diurus oleh petugas hingga akte kelahiran diterbitkan. Ternyata mudah bukan? Memang mudah, hanya saja untuk membuat akte ini butuh waktu maksimal sebab banyak sekali dokumen yang harus diterbitkan oleh disdukcapil. Untuk itu kita hanya perlu bersabar saja. 

Oh ya biaya pembuatan akte kelahiran sepenuhnya gratis selama umur bayi baru lahir belum lebih 2 bulan. jika sudah lebih maka akan dikenakan denda maks Rp. 1.000.000,- (satu juta). Perlu juga diingat kebanyakan Kantor Capil sekarang tidak melayai calo, jika anda mewakilkan pengurusan Akte Kelahiran anak, harus dilengkapi dengan surat kuasa bermaterai 6000.

Semoga dengan artikel tentang Cara Membuat Akte Kelahiran diatas dapat menjadi referensi bagi anda para orang tua, khususnya bagi orang tua yang baru mempunyai anak. Sekian info kali ini semoga bermanfaat dan berguna, terima kasih dan sampai jumpa lagi dilain kesempatan.

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Persyaratan dan Cara Membuat KTP Elektronik.

Persyaratan dan Cara Membuat KTP Elektronik. Pemerintahan memiliki program pembuatan Kartu Tanda Penduduk secara elektronik atau yang disebut e-KTP. Mengapa membuat eKTP? karena saat ini proses administrasi kependudukan di Indonesia masih sangat kacau balau, hal ini bisa dibukti banyaknya pungli dalam kepengurusan kartu tanda penduduk oleh para oknum pemerintah, dan yang paling bahaya adalah identitas di KTP bisa palsu dan orang bisa memiliki lebih dari satu kartu penduduk.

Hal ini membuat Kementerian Dalam Negeri membuat program e-KTP atau KTP Elektronik dengan tujuan memiliki database valid yang benar mengenai identitas warganya dan juga setiap warga berhak hanya memiliki 1 buah kartu identitas saja. Nah disini kami akan memberikan sedikit informasi mengenai Cara Pembuatan KTP Elektronik Prosedur dan Proses Persyaratan.

Pengertian dari e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup

Nomor NIK yang ada di e-KTP nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Polis Asuransi, Sertifikat atas Hak Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya (Pasal 13 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk).

Selain tujuan yang hendak dicapai, manfaat dari adanya e-KTP atau KTP Elektronik diharapkan dapat dirasakan sebagai berikut:

1. Identitas jati diri tunggal
2. Tidak dapat dipalsukan
3. Tidak dapat digandakan
4. Dapat dipakai sebagai kartu suara dalam pemilu atau pilkada
Fungsi dan kegunaan e-KTP adalah :
  1. Sebagai identitas jati diri
  2. Berlaku Nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya;
  3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP; Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.

e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.
Selanjutnya bagaimana Proses dan Prosedur pembuatan KTP Elektronik atau e-KTP ini ? Proses Pembuatan e-KTP, Kurang Lebih Sama dengan Pembuatan SIM dan Passport (tata cara, prosedur).  Proses tata cara pembuatan KTP Elektronik e- KTP (Secara Umum) :
  • Ambil nomor antrean
  • Tunggu pemanggilan nomor antrean
  • Menuju ke loket yang ditentukan
  • Entry data dan foto
  • Pembuatan KTP selesai
– Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan
– Petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database
– Foto (digital)
– Tandatangan (pada alat perekam tandatangan)
– Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata
– Petugas membubuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tandabukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tandatangan sidikjari.
– Penduduk dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil proses pencetakan 2 minggu setelah Pembuatan.
Persyaratan pengurusan KTP Elektronik
  • Berusia 17 tahun
  • Menunjukkan surat pengantar dari keuchik
  • Mengisi formulir F1.01 (bagi penduduk yang belum pernah mengisi/belum ada data di sistem informasi administrasi kependudukan) ditanda tangani oleh keuchik
  • Foto copy Kartu Keluarga (KK)

Demikian untuk artikel kali ini yang membahas Persyaratan dan Cara Membuat KTP Elektronik, semoga bisa membantu anda yang belum mengerti

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Contoh Surat Izin Orang Tua

Contoh Surat Izin Orang Tua. Ada banyak sekali jenis surat izin orang tua, baik itu untuk keperluan kerja, sekolah, kuliah, kegiatan organisasi dan masih banyak yang lainnya. Disini saya akan berikan beberapa contoh surat izin yang bisa anda jadikan bahan refernsi sesuai keperluan anda.

Surat izin bisa kita buat sendiri dengan mudah, tetapi ini harus ditandatangani oleh orang tua, artinya disini adalah bahwa anda telah mendapatkan izin dari kedua orang tua anda. Kelak surat ini akan dijadikan arsip oleh pihak perusahaan, sekolah, guru, dosen dll untuk dijadikan dasar bagi pengambilan keputusan oleh pihak yang dituju untuk diri anda. dan berikut ini adalah contoh-contoh cara membuat surat tersebut.

1. Contoh Surat Izin Orang Tua Untuk Kerja
SURAT KETERANGAN IZIN ORANG TUA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                                   : ...................................
Umur                                   : ....................................
Agama                                 : ....................................
Alamat                                 : ....................................

Orangtua/Wali dari anak :

Nama                                   : ...................................
Jenis Kelamin                      : ....................................
Tempat dan Tanggal Lahir   : ....................................
Kewarganegaraan               : ....................................
Agama                                 : ....................................
Status Nikah                        : ....................................
Alamat                                 : ....................................

     Dengan ini menyatakan tidak merasa keberatan jika anak kami sebagaimana tersebut diatas bekerja pada perusahaan ..................... dan ditempatkan di caba-cabangnya di seluruh wilayah indonesia atau di luar negeri.

     Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya untuk dijadikan sebagaimana mestinya.


                                                                                            Malang,  6 Oktober 2016

Orang Tua,                                                                           Anak yang bersangkutan,


......................                                                                               .........................

2. Contoh Surat Izin Orang Tua Untuk Sekolah

SURAT IZIN ORANG TUA


Yang bertanda-tangan di bawah ini :

Nama                         : .........................
Alamat                       : .........................
Pekerjaan                  : .........................

Selaku orang tua dari anak saya :

Nama                         : ........................
Tempat/Tgl. Lahir       : ........................
Jenis Kelamin             : .......................
Alamat                        : .......................
Agama                       : ........................

Dengan ini memberikan izin kepada anak saya untuk melanjutkan jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas di ......................... Demikian surat izin ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                       Banyumas, 6 Oktober 2016

                                                                                               Orang tua/Wali

                                                                                                .......................

3. Contoh Surat Izin Orang Tua Untuk Kegiatan Pramuka

SURAT IZIN ORANG TUA


Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                          : ................
Alamat                        : ................

Orang tua / Wali murid dari :

Nama                           : ................
Kelas                           : .................
Alamat                         : .................

Dengan ini saya selaku orang tua dari putri kami mengijinkan untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan lomba pramuka di (sebutkan nama tempatnya).


                                                                                              Purwokerto, 6 Oktober 2016

   Peserta                                                                                     Orang Tua/Wali Murid

...................                                                                                       ......................

4. Surat Izin Orang Tua Untuk Mengikuti Program Pemagangan

SURAT IZIN ORANG TUA UNTUK MENGIKUTI PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                   : ................
Alamat                 : ...............
Pekerjaan            : ...............

Selaku orang tua dari :

Nama                   : ....................
Alamat                 : ....................
Pekerjaan            : ...................

Dengan ini mengetahui, menyetujui dan memberi izin kepada anak kami tersebut di atas untuk mengikuti Program Pemagangan ke Jepang dan akan memberikan dukungan sepenuhnya serta bertanggung jawab bilamana terjadi sesuatu hal selama mengikuti Program Pemagangan sejak awal sampai dengan akhir program selesai 3 (tiga) tahun. Demikian surat izin ini dibuat dengan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                           Bandung, 6 Oktober 2016
                                                                                                [Materai 6000,-]

                                                                                             .......................................

5. Contoh Surat Izin Persetujuan Orang Tua

SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA / WALI
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
N a m a                                   : ……………………………...............................
U m u r                                   : ……………………………...............................
Tempat / Tanggal Lahir        : ……………………………...............................
Pekerjaan                               : ……………………………...............................
Alamat                                    : ……………………………...............................
Orang Tua / Wali dari :
N a m a                                   : ……………………………...............................
U m u r                                   : ……………………………...............................
Tempat / tanggal lahir          : ……………………………...............................
A l a m a t                               : ……………………………...............................
Pendidikan Terakhir             : ……………………………...............................
Dengan ini saya menyatakan, menyetujui dan memberikan izin kepada anak saya untuk mengikuti seluruh kegiatan Pendaftaran Seleksi Calon [ Tamtama, Brigadir, Bintara, Taruna Akmil, Karbol, Taruna Akpol ] TNI/POLRI [ AD, AU , AL], di.......
Demikian surat izin saya buat dengan benar untuk dipergunakan sebaik baiknya dalam rangka melengkapi persyaratan administrasi pendaftaran.
                                                                                          Jakarta, 6 Oktober 2016 
                                                                                                  Hormat saya, 
                                                                                   ( Mayjen Albertus Simanjuntak )

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja. Membuat surat kontrak kerja untuk karyawan baru adalah hal penting untuk dilakukan, ini untuk menjamin kesepakatan bersama antara kedua belah pihak. Dan ini juga untuk menjamin kepastian hukum di antara atasan/pengusaha dengan pegawai apabila ada penyalahgunaan kontrak dengan sanksi seperti yang telah ditulis didalam surat tersebut.

Surat perjanjian kontrak kerja sangatlah diperlukan apabila kita melakukan kontrak dengan perusahaan tertentu fungsinya untuk menghindari penyelewengan, penyalahgunaan maupun salah satu hal yang tidak kita inginkan.

Didalam ini sebuah surat kerjasama ini terdapat beberapa peraturan, kewajiban yang harus dipatuhi antara kedua belah pihak dan terdapat sanksi apabila salah satu pihak ada yang melanggarnya. Sanksi tersebut telah dimuat dalam pasal-pasal yang tertulis pada surat kontrak kerja atau surat perjanjian kerja sama. Silahkan anda lihat dibawah ini contoh suratnya.
Yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama   : __________ 
    Alamat : __________
    Jabatan : HRD Manager PT. __________

Dan dalam hal ini bertindak selaku dan atas nama:
PT. __________
Beralamat di __________
Jenis Usaha __________
yang selanjut akan disebut sebagai pihak pertama

2. Nama                                       : __________
    Jenis Kelamin                         : __________
    Tempat & Tanggal Lahir : __________
    Umur                                       : __________
    Agama                                     : __________
    Pendidikan terakhir                : __________
    Alamat                                    : __________
    No.KTP                                  : __________
    Telepon/HP/e-mail               : __________
    Status Perkawinan                 : __________

Dalam hal ini bertindak atas nama diri sendiri, dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua (karyawan).

Kedua belah pihak sepakat untuk membuat perjanjian kerja dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1 
Pihak Pertama dengan ini menyatakan menerima Pihak Kedua sebagai karyawan/pekerja perusahaan PT. __________, yang Beralamat di __________, dan menjabat sebagai Kabag Humas, dan Pihak kedua dengan ini menyatakan bersedia menjadi karyawan Pihak Pertama sebagai Kabag Humas.

Pasal 2 
Masa Percobaan ditetapkan selama 3 bulan dihitung sejak tanggal masuk diterima bekerja (perjanjian kerja waktu tertentu tidak boleh disyaratkan dalam masa percobaan), yakni sejak tanggal __________. Dengan upah yang diberikan secara (bulanan, harian, mingguan), besarnya upah pokok Rp __________,- dengan waktu kerja sehari selama 8 jam, atau 48 jam seminggu.

Pasal 3 
Tunjangan-tunjangan diluar upah adalah:
Tunjangan makan                   : Rp __________,- untuk 1 hari kerja
Tunjangan transport              : Rp __________,- untuk 1 hari kerja
Lembur libur                         : Rp __________,- untuk 1 hari kerja
Lembur tambah waktu kerja : Rp __________,- untuk 1 hari kerja
Bonus                                     : Kebijakan kantor

Pasal 4 
Apabila perusahaan atau pekerja mengakhiri perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebelum waktunya berakhir, maka pihak yang mengakhiri perjanjian kerja tersebut wajib membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar sisa upah pekerja sampai waktu atau pekerjaan seharusnya selesai, kecuali apabila putusnya hubungan kerja karena alasan memaksa/kesalahan berat pekerja.

Pasal 5
Pihak Pertama dan Kedua bersedia mentaati isi peraturan perusahaan, dan pihak kedua akan patuh pada tata tertib perusahaan.

Pasal 6
Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerja ini, berlaku ketentuan isi KKB dan/atau peraturan perusahaan (jika perusahaan belum memiliki KKB atau peraturan perusahaan, perjanjian kerja ini dibuat lebih rinci lagi dengan mengacu pada pedoman pembuatan peraturan perusahaan)

Pasal 7
Segala perselisihan yang timbul akibat perjanjian kerja ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, dan apabila tidak dapat diselesaikan para pihak akan menyelesaikannya melalui Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri.

Demikian Surat Perjanjian Kerja ini dibuat, setelah para pihak membaca dan memahami isinya kemudian dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari siapapun bersama-sama menandatanganinya diatas kertas bermaterai yang berlaku.

             
                                                                                         Jakarta, __________

Pihak Pertama,                                                               Pihak Kedua,
Manajer PT. _____



_______________                                                       _______________




Itulah Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja yang baik dan benar, bagi anda yang baru mendapatkan pekerjaan entah itu swasta atau negeri sebaiknya teliti terlebih dahulu isi surat kontrak kerja yang diberikan sebelum anda melakukan tandatangan persetujuan. 

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

Cara dan Persyaratan Membuat Kartu Keluarga

Kartu Keluarga (KK) adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. Orang tua sebaiknya segera memiliki Kartu Keluarga karena kartu ini adalah kartu wajib.

Data di dalam KK harus segera diperbarui saat bayi Anda lahir. Anda tidak diperbolehkan mencoret, merubah, mengganti atau menambah sendiri isi data yang tercantum dalam Kartu Keluarga.

Prosedur Pembuatan Kartu Keluarga
A. Syarat-syarat Penerbitan dan Perubahan Kartu Keluarga
  1. Penerbitan Kartu Keluarga baru bagi penduduk WNI dan WNA yang memiliki Izin Tinggal Tetap dilakukan setelah memenuhi syarat berupa:
    1. Surat Pengantar RT/RW;
    2. Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing;
    3. Fotokopi/menunjukkan Kutipan Akta Nikah/Kutipan Akta Perkawinan
    4. Surat Keterangan Pindah/Surat Keterangan Pindah Datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
    5. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari Luar Negeri karena pindah
  2. Perubahan Kartu Keluarga karena penambahan anggota keluarga dalam Kartu Keluarga bagi penduduk yang mengalami kelahiran dilakukan setelah memenuhi syarat berupa :
    1. KK lama
    2. Kutipan Akta Kelahiran.
  3. Perubahan Kartu Keluarga karena penambahan anggota keluarga untuk menumpang ke dalam Kartu Keluarga bagi Penduduk Warga Negara Indonesia dilakukan setelah memenuhi syarat berupa :
    1. KK lama
    2. KK yang akan ditumpangi
    3. Surat Keterangan Pindah Datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan/atau
    4. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari Luar Negeri karena pindah
  4. Perubahan Kartu Keluarga karena penambahan anggota keluarga bagi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap untuk menumpang ke dalam Kartu Keluarga bagi penduduk Warga Negara Indonesia atau Orang Asing dilakukan setelah memenuhi syarat berupa :
    1. KK lama atau KK yang ditumpangi
    2. Paspor
    3. Izin Tinggal Tetap dan
    4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi orang asing Tinggal Tetap
  5. Perubahan Kartu Keluarga karena penggurangan anggota keluarga dalam Kartu Keluarga bagi Penduduk WNI dan WNA yang memiliki Izin Tinggal Tetap dilakukan setelah memenuhi syarat berupa :
    1. KK lama
    2. Surat Keterangan Kematian atau
    3. Surat Keterangan Pindah/Surat Keterangan Pindah Datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI
  6. Penerbitan Kartu Keluarga Hilang atau Rusak bagi penduduk WNI dan WNA yang memiliki Izin Tinggal Tetap dilakukan setelah memenuhi syarat berupa :
    1. Surat Keterangan Kehilangan dari kepala desa/lurah
    2. KK yang rusak
    3. Fotokopi atau menunjukkan dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga; atau
    4. Dokumen keimigrasian bagi orang asing
  7. Prosedur dan Tata Cara Penerbitan Kartu Keluarga adalah sebagai berikut:
    1. Pemohon meminta Surat Pengantar dari RT/RW
    2. Pemohon menyampaikan Surat Pengantar ke Desa/Kelurahan dengan melampirkan persyaratan yang dibutuhkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4
    3. Pemohon mengisi data keluarga dan biodata setiap anggota keluarga (F-1.01) atau Formulir Perubahan Data/Penambahan Data Anggota Keluarga (F-1.03);
    4. Petugas di Desa/Kelurahan menerima dan meneliti kelengkapan berkas persyaratan dan mencatatatnya dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP)
    5. Pemohon atau petugas Desa/Kelurahan mengisi formulir jenis F-1.06 yang diketahui oleh Kepala Desa/Lurah dan menyampaikan formulir tersebut ke Kecamatan
    6. Petugas di Kecamatan menerima dan meneliti kelengkapan berkas persyaratan dan mencatatanya dalam Buku Harian Peristiwa Penting dan Kependudukan (BHPPK) dan Buku Induk Penduduk (BIP)
    7. Petugas pendaftaran Penduduk tingkat Kecamatan menerbitkan Kartu Keluarga dalam rangkap 4(empat)
    8. Petugas Kecamatan yang telah diberi Surat Perintah (SP) oleh Camat menyampaikan KK kepada Instansi Pelaksana berikut kelengkapan berkas persyaratan serta Surat Pengantar yang ditandatangani oleh Camat atau Kepala Seksi Pemerintahan yang memuat daftar nama-nama pemohon KK sesuai dengan format yang tercantum dalam Lampiran Peraturan ini
    9. Petugas pendaftaran penduduk pada Instansi Pelaksana melakukan verifikasi dan validasi data KK, kemudian diparaf oleh Pejabat teknis pada Bidang Pendaftaran Penduduk, selanjutnya ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana
    10. KK yang telah ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana selanjutnya diambil oleh Petugas Kecamatan untuk diserahkan kepada pemohon dan
    11. Penyelesaian penerbitan penandatanganan KK adalah paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak berkas diterima dan dinyatakan lengkap oleh petugas Kecamatan

Semoga informasi mengenai  diatas dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang membutuhkan. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.

Romeltea Media
Berbagi Informasi Updated at:

 
back to top